Bahas Program Kerja, Balai Syura Perempuan Aceh Tengah Temui DPRK Perempuan

Bahas Program Kerja, Balai Syura Perempuan Aceh Tengah Temui DPRK Perempuan

Takengon : Balai Syura’ Perempuan Aceh Tengah (BSPAT) diterima oleh empat anggota dewan perempuan DPRK Aceh Tengah. Diilakukan pada 13 februari 2020 yang bertempatan di Sekretariat Dewan Legislagif Aceh Tengah. Pertemuan yang membahas tentang program kerja untuk mengurangi angka kekerasan terhadap perempuan di Aceh Tengah

“Bersama anggota dewan perlu peran perempuan dalam pembangunan Aceh Tengah serta program sinergis untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak”, Kata Heny Januatri Ketua Balai Syura Aceh Tengah.

Pertemuan ini juga membahas mengenai kasus yang Menimpa Reje Asnaini yang sebelumnya pernah meraih penghargaan Perempuan Aceh Award, namun hari ini tersandung kasus korupsi karena ketidaktahuan tentang beberapa administrasi terkait dana desa.

Kunjungan tersebut ditanggapi baik oleh ketiga anggota dewan perempuan terpilih periode 2019 hingga 2024. Sehingga Kasus Reje Asnaini akan melandasi alasan mengapa pengetahuan tentang administrasi keuangan untuk pemimpin atau calon pemimpin perempuan perlu dilakukan. Suryati dari Partai Demokrasi Indonesia  Perjuangan menyampaikan akan melakukan pelatihan keuangan kepada Reje-Reje di Aceh Tengah. “Pelatihan terhadap Reje tentang administrasi keuangan akan dilakukan, terutama pendampingan untuk Reje perempuan di Aceh Tengah”. Sebutnya.

Sementara Tarmina dari Partai Demokrat berharap Organisasi dan LSM perempuan di Aceh Tengah bersatu untuk advokasi berbagai kasus perempuan dan anak

“Untuk memperkuat pergerakan berjejaringlah dengan organisasi perempuan yang ada sebagai organisasi yang consern terhadap isu perempuan dan anak, advokasi penguatan perempuan, termasuk ketika perempuan  duduk di posisi pengambil kebijakan dan perempuan berkiprah di politik”, Papar Tarmina

Ditambahkan Susilawati anggota dewan dari Partai Keadilan Sejahterah mengapresiasi kunjungan yang dilakukan oleh Balai Syura Perempuan Aceh Tegah. “Kunjungan organisasi perempuan seperti ini sangat penting untuk memperkuat asistensi dewan dalam upaya mainstreaming gender untuk Kabupaten Aceh Tengah”. Tutup Susilawati

Dewan perempuan yang ditemuipun akan bersedia terlibat dalam musda Balai Syura Perempuan Aceh Tengah dan sangat respect akan hal itu. Hal itu sebagai langkah untuk sinerginya kekuatan perempuan.

Pertemuan ini dihadiri Dr. Abidah, M.Pd, akademisi dan aktivis perempuan yaitu  Zuraidah, Nasyiatul Asiyah, Kohati, Dosen, Pegiat UKM yang tergabung dalam Balai Syura perempuan Aceh Tengah.

Penulis : Abidah (BSPAT)

Editor  : Dara Hida

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *